Senin, 04 Mei 2015

MAKALAH TUMBUHAN DAN PRAKTIK PEMBELAJARANNYA pdf

MAKALAH TUMBUHAN DAN PRAKTIK PEMBELAJARANNYA pdf

TUMBUHAN DAN PRAKTIK PEMBELAJARANYA

MAKALAH

Mata Kuliah: Teori dan Praktik Pembelajaran IPA

Dosen Pembimbing:
Dr. Eni Setyowati, S.P.,S.Pd.,MM.



Oleh:
MAMIK WAHYUNI (1755144018)
STAFI’I SULAIMAN
 ( 1755144021)



PROGRAM STUDI ILMU PENDIDIKAN DASAR ISLAM
PASCASARJANA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
(IAIN) TULUNGAGUNG
2015

PRAKATA

Alhamdulillah, bahwa hanya dengan petunjuk dan hidayah-Nya penulisan makalah ”Tumbuhan dan Praktik  Pembelajarannya” ini dapat terselesaikan dan sampai di hadapan para pembaca yang berbahagia. Semoga kiranya membawa manfaat yang sebesar-besarnya dan memberikan sumbangan yang berarti bagi pendidikan pada masa sekarang dan yang akan datang. 
Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw. Yang telah membawa kita ke dunia yang penuh dengan kedamaian.
Dengan terselesaikannya pembuatan makalah ini penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada:
1.      Dr. Maftukhin, M.Ag selaku Rektor IAIN Tulungagung yang telah mengupayakan kelancaran perkuliahan.
2.      Prof. Dr. H. Ahmad Fatoni, M.Ag, selaku direktur Pascasarjana IAIN Tulungagung yang telah mengupayakan kelancaran perkuliahan.
3.      Dr.Eni Setyowati, S.P.,S.Pd.,MM.  selaku dosen pengampu mata kuliah Terori dan Praktik Pembelajaran IPA yang telah banyak memberikan pencerahan dalam pemyusunan makalah ini.
4.      Semua pihak dan segenap civitas Akademika IAIN Tulungagung yang telah membantu kelancaran penyelesaian makalah ini.
Makalah inipun tentunya banyak dijumpai kekurangan dan kelemahannya, untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan mengharap saran-saran penyempurnaan, agar kekurangan dan kelemahan yang ada tidak sampai mengurangi nilai dan manfaat bagi pengembangan studi Islam pada umumnya.

Tulungagung,       Mei 2015

Penulis








DAFTAR ISI



HALAMAN JUDUL.........................................................................................     

PRAKATA.........................................................................................................     i
DAFTAR ISI......................................................................................................     ii
BAB. I
PENDAHULUAN ............................................................................................     1
A.    Latar Belakang ..................................................................................     1
B.     Rumusan Masalah..............................................................................     2
C.     Tujuan Masalah..................................................................................     2
BAB.II
PEMBAHASAN................................................................................................     3
A.       Tumbuhan.........................................................................................     3
B.        Ciri Ciri Tumbuhan...........................................................................     4
C.        Cara Perkembangbiakan Tumbuhan.................................................     8
D.       Praktik Pembelajaran .......................................................................     8

BAB.III
PENUTUP..........................................................................................................   12
1. Kesimpulan..........................................................................................   12
2. Saran....................................................................................................   12
KAJIAN PUSTAKA.........................................................................................   13









                                                                                                 

BAB I
PENDAHULUAN
A.       Latar Belakang
Manusia hidup di bumi tidaklah sendirian, melainkan bersama mahkluk lain yaitu tumbuhan, hewan dan jasad renik. Mahkluk hidup yang lain itu bukanlah sekedar kawan hidup yang hidup bersama secara netral atau pasif terhadap manusia, melainkan hidup manusia itu terkait erat pada mereka. Tanpa mereka manusia tidaklah dapat hidup.
Kenyataan ini dapat kita lihat dengan mengandaikan di bumi ini tidak ada hewan dan tumbuhan. Dari manakah kita mendapat oksigen dan makanan? Sebaliknya seandainya tidak ada manusia, tumbuhan, hewan dan jasad renik akan dapat melangsungkan kehidupannya seperti terlihat dari sejarah bumi sebelum ada manusia. Karena itu anggapan bahwa manusia adalah mahkluk yang paling berkuasa sebenarnya tidak benar.
Seharusnya kita menyadari bahwa kitalah yang membutuhkan mahkluk hidup yang lain untuk kelangsungan hidup kita dan bukannya mereka yang membutuhkan kita untuk kelangsungan hidup mereka.
Secara umum di masyarakat sering disebut istilah “lingkungan hidup” cukup dengan “lingkungan saja”. Anda tentu bertanya apa sih yang dimaksud dengan lingkungan hidup?
Lingkungan hidup adalah suatu sistem komplek yang berada di luar individu yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan organisme. Lingkungan hidup itu terdiri dari dua komponen yaitu komponen abiotik dan biotik :
a. Komponen abiotik, yaitu terdiri dari benda-benda mati seperti air, tanah, udara, cahaya, matahari dan sebagainya
b. Komponen biotik, yaitu terdiri dari mahkluk hidup seperti hewan, tumbuhan dan manusia.
Komponen-komponen yang ada di dalam lingkungan hidup merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan membentuk suatu sistem kehidupan yang disebut ekosistem. Suatu ekosistem akan menjamin keberlangsungan kehidupan apabila lingkungan itu dapat mencukupi kebutuhan minimum dari kebutuhan organisme.
Dalam makalah ini penulis akan mencoba menjelaskan mengenai salah satu komponen saja, yakni komponen “Biotik”yang dalam hal ini Penulis akan memokuskan pembahasan pada Tumbuhan.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian Tumbuhan?
2.      Bagaimana ciri ciri tumbuhan ?
3.      Bagaimana cara perkembangbiakan pada tumbuhan ?
4.      Praktik pembelajaran Perkembangbiakan pada tumbuhan?

C.       Tujuan
1.      Untuk mengetahui pengertian Tumbuhan.
2.      Untuk mengetahui ciri ciri tumbuhan.
3.      Untuk mengetahui bagaimana cara perkembangbiakan pada tumbuhan.
4.      Untuk mengetahui cara praktik pembelajaran perkembangbiakan pada tumbuhan..























BAB II
PEMBAHASAN
A.    Tumbuhan
Tumbuhan merupakan salah satu dari klasifikasi makhluk hidup. Tumbuhan memiliki klorofil atau zat hijau daun yang berfungsi sebagai media penciptaan makanan dan untuk proses fotosintesis. Dalam ilmu biologi, tumbuhan termasuk organisme yang disebut Regnum Plantae yang merupakan organisme multiseluler atau terdiri atas banyak sel. Tercatat sekitar 350.000 spesies tumbuhan, dari jumlah tersebut 258.650 jenis merupakan tumbuhan berbunga dan 18.000 jenis termasuk tumbuhan lumut. Hampir semua anggota tumbuhan bersifat autotrof dan mendapatkan energi langsung dari cahaya matahari melalui proses fotosintesis[1].
Ciri yang sangat mudah dikenali pada tumbuhan adalah warna hijau yang dominan akibat kandungan pigmen klorofil yang berperan vital dalam proses penangkapan energi melalui fotosintesis sehingga tumbuhan secara umum bersifat autotrof. Beberapa perkecualian, seperti pada sejumlah tumbuhan parasit. Hal ini terjadi karena akibat adaptasi terhadap cara hidup dan lingkungan yang unik. Sifatnya yang autotrof, membuat tumbuhan selalu menempati posisi pertama dalam rantai aliran energi melalui organisme hidup (rantai makanan).
B.     Ciri-ciri Tumbuhan
Tumbuhan memiliki ciri ciri seperti berikut :[2]
a.       Eukariotik (organisme dengan sel yang kompleks yang terdiri atas bahan-bahan genetika disusun menjadi nuklei yang terikat membran)
b.      Terdiri atas banyak sel (multiseluler) dan Memiliki dinding sel dari selulosa
c.       Memiliki klorofil (zat hijau daun) dan Klloroplas (zat warna lain) dan menyimpan cadangan makanan dalam bentuk amilum (pati).
d.      Mengalami pergiliran keturunan dalam siklus hidupnya, memiliki alat reproduksi multiseluler, dapat bereproduksi secara seksual dan aseksual
e.       Tumbuhan bersifat stasioner /tidak bisa berpindah atas kehendak sendiri, kecuali beberapa alga hijau bersifat motil (mampu berpindah) karena memiliki flagelum

C.    Cara Perkembangbiakan  Tumbuhan
Seperti layaknya mahluk hidup lainnya, tanaman juga dapat berkembang biak. Perkembangbiakan tanaman secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 yaitu perkembangbiakan secara alami dan juga buatan.
Perkembangbiakan alami adalah perkembangbiakan tanaman oleh tanaman itu sendiri secara alami atau dibantu oleh alam. Sedangkan perkembangbiakan secara buatan adalah perkembangbiakan tanaman yang mendapat campur tangan manusia.[3]
1.      Perkembangbiakan Generatif
Tanaman berkembangbiak secara alami  dengan 2 cara yaitu generatif dan vegetatif. Generatif adalah bahwa tanaman tersebut berkembang biak secara kawin, yaitu bertemunya sel jantan yang terdapat pada benang sari dan sel betina yang terdapat pada putik. Bertemunya 2 sel ini nantinya akan menghasilkan buah yang berbiji 2 yaitu dikotil. Tanaman yang dikembangbiakkan melalui cara ini biasanya memiliki sifat genetis yang berbeda dari tanaman induk dan biasanya mengalami kemunduran.[4]
Penyerbukan dapat'terjadi melalui bantuan angin, hewan, air,dan manusia. Penyerbukan yang dibantu angin umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1)      Serbuk sarinya banyak dan ringan.
2)      Bunga dengan kepala sarinya mudah digoyang.
3)      Kepala putik berbulu dan terentang keluar dari bunga.
Contoh bunga yang penyerbukannya dibantu angin adalah jagung dan rumput-rumputan.
Penyerbukan yang dibantu hewan umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1)      Mahkota berwarna mencolok dan besar.
2)      Bunga mengeluarkan bau yang khas.
3)      Bunga menghasilkan nektar.
Contoh bunga yang penyerbukannya dibantu hewan adalah bunga aster.
Penyerbukan yang dibantu  manusia karena sufat  serbuk sari bunga  yang sulit untuk mencapai kepala putik maka bunga ini punmembutuhkan bantuan manusia dalam penyerbukannya.
Contoh, penyerbukan, yang dilakukan petani, pada tumbuhan vanili, dan sebagian salak.
Penyerbukan yang dibantu oleh air yaitu jatuhnya serbuk sari ke kepala putik dibantu dengan air.
Contoh dari penyerbukan ini adalah Hidrila.
Berdasarkan asal serbuk sari yang jatuh dikepala putik penyerbukan dibedakan menjadi 4 yaitu:[5]
1)         Penyerbukan sendiri atau otogami
Yaitu serbuk sari berasal dari bunga itu sendiri.
2)         Penyerbukan tetangga atau Geistonogami
Yaitu penyerbukan yang serbuk sarinya berasal dari bunga lain tetapi masih dalam satu tumbuhan atau  masih pada pohon yang sama.
3)         Penyerbukan silang atau alogami atau xenogami
Yaitu penyerbukan oleh serbuk sari yang berasal dari individu lain, namun masih dalam satu jenis. Alogami disebut juga penyerbukan silang.
4)         Penyerbukan bastar atau hidrogami
Yaitu Penyerbukan yang terjadi jika serbuk sari berasal dari bunga pada tumbuhan lain yang berbeda jenisnya, atau sekurang-kurangnya mempunyai satu sifat berbeda.

.2.  Perkembangbiakan Vegetatif
Banyak tumbuhan yang dapat berkembang biak tanpa melalui perkawinan. Contohnya,bawang merah, kentang, dan singkong. Tumbuhan tersebut dapat dihasilkan tanpa melalui proses perkawinan. Perkembangbiakan yang terjadi tanpa proses perkawinan disebut  dinamakan perkembangbiakan secara vegetatif. Perkembangbiakan secaravegetatif dapat terjadi melalui dua cara yaitu :
Vegeta tif alami yaitu perkembangbiakanvegetatifnyaterjadi tanpa campur tangan manusia.
Perkembangbiakan vegetative alami dapat terjadi melalui umbi lapis, umbi batang, tunas, rizoma, geragih,dan spora.[6]
a.         Umbi lapis
Bawang merah memiliki bentuk berlapis-lapis.Umbi yang berlapis-lapis itu di bagian bawahnya tumbuh akar. Jika umbi ini ditanam, akan tumbuh tunas dan kemudian tumbuh menjadi tumbuhan baru. Selain itu Bentuk bawang bombay dan bawang putih sama dengan bawang merah. Tumbuhan tersebut merupakan umbi yang berlapis-lapis.Di tengah umbi yang berlapis-lapis tumbuh tunas. Bagian yang berlapis-lapis adalah daun dengan satu atau dua kuncup ketiak.Pada bagian bawah batang, tumbuh akar serabut. Jika umbi tersebut ditanam, akan tumbuh tumbuhan baru.
b.      Umbi Batang
Bagian batang tersebut berisi cadangan makanan.Batang tersebut menjadi besar dan berisi.Sebagi contohnya kita lihat kentang, permukaan umbi, terdapat mata tunas.Mata tunas akan jelas terlihat jika kentang tua yang disimpan beberapa hari di tempat lembap. Tumbuhan kentang baru akan tumbuh jika kita menanam umbi kentang tersebut. Tumbuhan tersebut tumbuh dari mata tunas yang terdapat pada umbi
c.      
Tunas
Tunas Adventif
Tunas
Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas contohnya adalah pisang dan bambu. Tunas ini tumbuh dari bagian bawah tanah dan muncul di samping tumbuhan induk. Akan tetapi, ada pula tunas yang muncul di bagian tumbuhan, seperti tunas yang muncul dan tumbuh di daun. Tunas itu disebut tunas adventif. Contoh tumbuhan yang memiliki tunas adventif adalah cocor bebek.
d.      Rizoma
Jahe dan rumput akan tumbuh bersatu dengan tumbuhan induknya. Cabutlah tumbuhan tersebut dari dalam tanah.Bagian yang menghubungkan tumbuhan satu dengan lainnya disebut rizoma.Rizoma yang menghubungkan tumbuhan tersebut bukanlah akar sebenarnya. Rizoma merupakan batang yang tumbuh mendatar di dalam tanah. Contoh tumbuhan lain yang berkembang biak dengan rizoma adalah lengkuas, kunyit, dan kencur.



e.       Geragih (Stolon)
Geragih adalah batang yang merambat di atas tanah.Geragih disebut juga dengan stolon.Geragih tersusunatas ruas-ruas. Setiap ruas yang menempel pada tanahakan membentuk akar dan tumbuh tunas baru. Contoh tumbuhan yang memiliki geragih adalah stroberi.
f.       Spora
Spora terbentuk dalam kotak spora (sporangium).  Ketika sporangium pecah, spora keluar kemudian diterbangkan angin dan jatuh di tempat yang sesuai .
Contohnya : Paku, suplir, lumut, pakis dan jamur.

Sedangkan Vegetatif buatan yaitu perkembangbiakan vegetatif yang terjadi dengan campur tangan manusia. Perkembangbiakan Vegetatif Buatan Manusia dapat melakukan perkembangbiakan pada tumbuhan. Tujuannya adalah untuk memperoleh tumbuhan baru dengan cepat dantidak bergantung pada musim. Selain itu, dapat diperoleh tumbuhan baru yangsifatnya sama dengan induknya. Perkembangbiakan secara vegetatif buatan, antara lain dapat dilakukan melalui setek, cangkok, sambung (enten), tempel(okulasi), runduk, dan kultur jaringan.[7]

a.      Setek
Setek adalah perkembangbiakan dengan cara menanam potongan/bagian daritumbuhan. Bagian tumbuhan yang dapat ditanam dapat berupa batang, tangkai, atau daun. Tidak semua tumbuhan dapat disetek. Beberapa contoh tumbuhan yang dapatdisetek adalah singkong, mawar, dan tumbuhan lidah mertua.

b.         Mencangkok
Tujuan mencangkok adalah mendapatkanindividu baru yang memiliki sifat sama persis dengan induknya. Selain itu,mencangkok dilakukan agar tumbuhan cepat berbuah.Mencangkok harus dilakukansecara teliti.Jenis tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhanberkayu.Contohnya adalah mangga, jambu, dan jeruk.
Mencangkok sangat mudah dilakukan.cara-cara mencangkok sebagai berikut :[8]
  • pilih tangkai atau dahan yang cocok untuk dicangkok. Tangkaiatau dahan yang cocok untuk dicangkok adalah yang cukup tua, dapat dilihat dariukuran dan warna kulitnya. kupas kulit dan kambiumnya.
  • Tutup bagian yang dikupas dengan tanah yang dibungkus plastik atau sabut kelapa.Jagalah tanah pada bagian yang dicangkok agar tetap lembap.
  • Setelah tumbuh akar pada cangkokan, potong dan tanam tangkai tersebut.





c.          Tempel (Okulasi)
Menempel atau okulasi adalah menggabungkan mata tunas suatu tumbuhan pada batang tumbuhan lain.Tumbuhan yangakan ditempeli harus yang kuat. Tempel (okulasi) bertujuan menggabungkan duatumbuhan berbeda sifatnya. Nantinya, akan dihasilkantumbuhan yang memiliki duajenis buah atau bungayang berbeda sifat. Contohnya, okulasi pada bunga mawarakan menghasilkan dua warna atau lebih yang berbeda. Tumbuhan tersebut akanterlihat lebih indah karena bunganya berwarna-warni. cara- cara tempel yaitusebagai berikut :
§  Iris kulit batang yang akan ditempeli.
§  Iris kulit batang yang memiliki tunas sebesar irisan batang yang akan ditempeli.
§  Irisan yang memiliki tunas ditempel pada batang yang akan ditempeli.
§  Potonglah bagian atas batang jika tunas telah muncul.
d.         Enten ( Sambung batang)
Mengenten adalah menyambung dua jenis tumbuhan yang -berbeda. Mula-mula biji tumbuhan disemaikan. Setelah tumbuh sebesar yang diinginkan, lalu dipotong dan disambung dengan potongan cabang/ranting jenis tumbuhan lain yang kualitasnya lebih baik dan diameter batangnya kurang lebih sama, lalu dibalut dan diikat dengan kuat, Enten atau sambung batang  ada dua jenis yaitu sambung bawah batang dan sambung pucuk.




e.         
Runduk
Merunduk merupakan proses menimbunbatang tumbuhan ke dalam tanah. Pada batang yang ditimbun tersebut diharapkantumbuh akar.Tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan dengan merunduk di antaranyaarbei, apel, tebu, stroberi, dan melati. Cara-cara merundukkan tumbuhan adalahsebagai berikut:
  • Batang tumbuhan yang akan dikembangbiakkan dirundukkan.’
  • Timbun atau benamkan batang tumbuhan tersebut ke dalamtanah.
  • Jika pada batang yang dirundukkan telah tumbuh akar, potong batang yang dirundukkan tersebut.
f.          Kultur jaringan
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudianditemukan teknik baru perkembangbiakan tumbuhan. Teknik yang dimaksud adalahkultur jaringan. Teknik kultur jaringan adalah perkembangbiakan tumbuhan denganmenanam jaringan tumbuhan di tempat dan media yang khusus. Dengan kulturjaringan kamu dapat menghasilkan tumbuhan hanya dari suatu bagian akar ataubagian lainnya.contohnya dapat dilihat pada wortel

D.    Praktik Pembelajaran
Dalam praktik pembelajarn IPA khususnya pada materi Tumbuhan pemakalah mengambil satu sampel perkembangbiakan tumbuhan secara Vegetatif buatan, yaitu mencangkok.

MENCANGKOK
Mencangkok adalah menguliti hingga bersih dan menghilangkan kambium pada cabang atau ranting sepanjang 5-10 cm.
-Tumbuhan dikotil yang dicangkok akan memiliki akar serabut,bukan akar tunggang.
- Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji dan memiliki sifat yang sama dengan induknya. Akan tetapi, tumbuhan hasil cangkokan mudah roboh, karena sistem perakarannya adalah serabut, dan umurnya lebih pendek dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji.

Praktik mencangkok.

Sediakan bahan bahan sebagai berikut, kemudian ikuti langkah langkah sesuai petunjuk yang telah diberikan.
1 Pohon  dikotil
2 Pisau tajam.
3 Kantong plastik  atau sabut kelapa
4 Tanah gembur.yang banyak mengandung humus
5 Air.
6. Tali rafia
7.Gunting

Langkah langkah mencangkok:
1.      Pilih cabang atau ranting yang tidak terlalu tua ataupun terlalu muda.
2.      Kuliti hingga bersih cabang atau ranting tersebut sepanjang 5-10 cm
3.      Kerat kambiumnya hingga bersih, dan angin-anginkan.
4.      Tutup dengan tanah, kemudian dibungkus dengan plastik atau sabut kelapa. Ikat pada kedua ujungnya seperti membungkus permen. Bila menggunakan plastik, lubangi plastiknya terlebih dahulu.
5.      Jaga kelembaban tanah dengan cara menyiramnya setiap hari.
6.      Setelah banyak akar yang tumbuh, potong cabang atau ranting tersebut, dan tanamlah di dalam tanah.





Lembar penilaian
Nama Kelompok         :
Anggota Kelompok    :
                                    :
                                    :
                                    :
                                    :
Har/Tgl Praktik                       :
No
Nama Kegiatan
Kriteria Penilaian
Hasil Kerja Siswa
Tdk Benar
Sebagian Benar
Semua Benar
1
Mencangkok………………

Pemilihan cabang atau ranting yang akan di cangkok



2
Cara menguliti atau mengupas cabang atau ranting



3
Cara membubuhi tanah dan menutup serta mengikatnya



4
Keaktifan dan Kerja sama dalam  kelompok




























Jumlah Skor





Kreteria Penilaian
Tdk Benar
Sebagian Benar
Semua Benar
1
3
5

Keterangan :
Jumlah point                : 4
Skor Max tiap Poit      : 5
Skor Max Semua Soal : 20


NILAI =
Nilai Perolehan
20
X
100
 












BAB III
PEMBAHASAN
A.       Kesimpulan
Perkembangbiakan secara Kawin (Generatif), Alat perkembangbiakan secara kawin (generatif) pada tumbuhan adalah bunga. Bagian-bagian bunga terdiri atas tangkai bunga, dasarbunga, kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan putik.Benang sarimerupakan alat kelamin jantan.Adapun alat kelamin betina adalah putik.Di dalambenang sari terdapat serbuk sari.Serbuk sari merupakan sel kelamin jantan.Tidaksemua tumbuhan memiliki benang saridan putik dalam satu bunga.Tumbuhan yangmemiliki benang sari dan putik dalam satu bunga disebut bunga sempurna.
Perkembangbiakan secara kawin pada tumbuhan dimulai dengan penyerbukan. Penyerbukan adalah bertemunya serbuk sari dan kepala putik.Serbuk sari tadi masuk melalui tangkai putik menuju bakalbuah.Di dalam bakal buah ada bakal biji.Bakal biji berisi sel kelamin betina (sel telur).Setelah sel kelamin jantan dan betina bertemu maka terjadilah pembuahan. Setelah terjadi pembuahan, akan tumbuh buah dan biji. Biji yang dihasilkan nanti merupakan cikal bakal dari tumbuhan baru.

B.        Saran
Disampaikan pertama kalinya kepada pembaca sekalian  semoga makalah ini dapat menjadikan sumber ilmu dan pengetahuan khususnya tentang tumbuhan dan cara perkembangbiakannya,
Kedua kalinya kritik dan saran yang bersifat membangun makalah ini sangat pemakalah harapkan yang tentunya akan melengkapi dan semakin menyempurnakan makalh ini.
Ketiga kalinya disampaikan kepada Ibu dosen agar kiranya berkenan meluruskan seandainya terdapat kekeliruan dalam penulisan makalah ini.






DAFTAR PUSTAKA


Diktat Biologi, Kurikulum Berbasis Kompetensi, SLTP Kelas 1.Yudhistira,2003,75
Firmansyah dkk, Mudah dan Aktif Belajar Biologi 1, 2009, Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Sulistyono, Heri,  Ilmu pengetahuan alam 6: untuk sd dan mi kelas VI, Jakarta :Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008, 15




[2] Firmansyah dkk, Mudah dan Aktif Belajar Biologi 1, 2009, Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

[3] Anonymous, 2013. http://duniatanaman.com/perkembangbiakan-tanaman.html.diakses pada 23 April 2015.
[4] Ibit.
[5]  Heri Sulistyono,  Ilmu pengetahuan alam 6: untuk sd dan mi kelas VI, Jakarta :Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008, 15
[6] Ibit.
[7] Diktat Biologi, Kurikulum Berbasis Kompetensi, SLTP Kelas 1. Yudhistira,2003,75
[8] Heri Sulistyono,  Ilmu pengetahuan alam 6, ,…, 2008, 18


Untuk persi lengkapnya silahkan Bapak/Ibu dapat mendownload DISINI
Semoga Makalah ini dapat membantu dan bermanfaat sesuai yang Bapak/Ibu Harapkan,
Salam Belajar Bersama Pasti bisa
Poskan Komentar

Blogroll